Posyandu tetep Aktif dengan Penerapan Protokol Kesehatan

kegiatan Posyandu dengan Protokol Kesehatan yang ketat

Pondowan-tayu.desa.id – Pemerintah Desa Pondowan Kecamatan Tayu Kabupaten Pati tetap melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan terpadu [POSYANDU]. Karena kegiatan Posyandu merupakan Pelayanan kesehatan bagi 1000HPK [Hari Pertama Kehidupan] untuk warga masyarakat Desa Pondowan. (Senin, 14 september 2020).

Posyandu di desa sangatlah penting. Oleh karena itu kegiatan ini tetap aktif walaupun dalam masa pandemi covid 19. Namun pelaksanaanya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Pelaksanaan dilaksanakan di Balai Desa Pondowan karena tempatnya Luas. akses pintu yang banyak sehingga pintu masuk dan keluar dapat dibedakan. Hal ini untuk mengantisipasi kerumunan warga.
Pelaksanaan Posyandu dengan mengatur jarak antar petugas.
Adik-adik antri dengan jaga jarak dan menggunakan masker serta pelindung wajah.

Selain tempat yang harus luas, tempat duduk warga yang menunggu harus menerapkan jaga jarak. disediakan tempat cuci tangan dan wajib cuci tangan sebelum melakukan pendaftaran. Yang penting lagi semua harus pakai masker. Baik petugas ibu yang mengantar maupun anaknya.

Pelaksanaan Posyandu di Desa Pondowan dibagi dalam tiga Pokbang yaitu :

  • Pokbang Gading 1,
  • Pokbang gading 2, dan
  • Pokbang gading 3

Di Posyandu dikenal dengan istilah 5 meja, yang gunanya adalah sebagai berikut:

  • meja 1: pendaftaran
  • meja 2: penimbangan
  • meja 3: pengisian KMS
  • meja 4: pengobatan ringan
  • meja 5: konsultasi KB

7 kegiatan utama Posyandu atau yang dikenal dengan isitlah sapta krida Posyandu, adalah:

  1. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
  2. Keluarga Berencana (KB)
  3. Imunisasi
  4. Peningkatan gizi
  5. Penanggulangan diare
  6. Sanitasi dasar
  7. Penyediaan obat esensial
Meja Pelayanan dalam kegiatan Posyandu,
Kegiatan Penimbangan Balita.

Menurut Depkes tujuan diselenggarakan Posyandu adalah untuk :

  1. Mempercepat penurunan angka kematian bayi, anak balita dan angka kelahiran.
  2. Mempercepat penerimaan NKKBS.
  3. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan kesehatan dan lainnya yang menunjang, sesuai dengan kebutuhan.

Dalam hal ini inti kegiatan Posyandu di Desa adalah untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia [SDM] yang unggul dan nantinya dapat berdaya saing menuju indonesia Emas. “SDM Unggul Indonesi Jaya.” (wani).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan